Hajrah Nengsih ; 105104063

Tugas Individu

PSIKOLINGUISTIK

Oleh : Hajrah Nengsih

Soal :

  1. Lebih duluan manakah berpikir atau berbahasa?

Kemukakan pendapat anda disertai dengan teori yang mendukung!

  1. Betulkah yang dikemukakan oleh Gorys Keraf (1997:1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Lalu, bagaimana dengan bahasa bayi, hewan, orang bisu/tunawicara, bunyi klakson dan bunyi beduk?

Penyelesaian :

  1. Jika ditanyakan mengenai kedua hal tersebut (berbahasa atau berpikir), maka saya beranggapan bahwa tidak akan ada bahasa tanpa adanya sebuah pikiran, manusia tidak mampu menciptakan bahasa tanpa disertai dengan pikiran (akal). sejalan dengan pernyataan itu, bisa dilihat dari teori yang dikemukakan oleh Jean Piaget, yang menyatakan bahwapikiranlah yang membentuk bahasa. Tanpa pikiran bahasa tidak akan ada. Pikiranlah yang menentukan aspek-aspek sintaksis dan leksikon bahasa, bukan sebaliknya.

Mengenai hubungan bahasa dengan kegiatan-kegiatan intelek (pikiran) Piaget mengemukakan dua hal penting berikut:

a.       Sumber kegiatan intelek tidak terdapat dalam bahasa, tetapi dalam periode sensomotorik, yakni satu sistem skema, dikembangkan secara penuh, dan membuat lebih dahulu gambaran-gambaran dari aspek-aspek struktur golongan-golongan dan hubungan benda-benda (sebelum mendahului gambaran-gambaran lain) dan bentuk-bentuk dasar penyimpanan dan opersai pemakaian kembali.

b.      Pembentukan pikiran yang tepat dikemukakan dan berbentuk terjadi pada waktu yang bersamaan dengan pemerolehan bahasa. Keduanya miliki suatu proses yang lebih umum, yaitu konstitusi fungsi lambing pada umumnya. Fungsi lambing ini mempunyai beberapa aspek. Awal terjadi fungsi lambing ini ditandai oleh bermacam-macam perilaku yang terjadi serentak dalam perkembangannya. Ucapan-ucapan bahasa pertama yang keluar sangat erat hubungannya dan terjadi serentak dengan permainan lambing, peniruan,dan bayangan-bayangan mental.

Piaget juga menegaskan bahwa kegiatan intelek (pemikiran) sebenarnya adalah aksi dan perilaku yang telah dinuranikan dalam kegiatan-kegiatan sensomotor termasuk juga perilaku bahasa. Yang perlu di ingat adalah bahwa dalam jangka waktu sensormotor ini kekekalan benda merupakan pemerolehan umum.

 2. Menurut Gorys Keraf (1997:1), bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bahasa hewan, bunyi klakson, dan bunyi beduk, bukanlah bahasa. karena tidak dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bahasa bayi dan bahasa orang bisu/tunawicara, walaupun dapat digunakan sebagai alat komunikasi, tetapi bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi itu mengandung banyak segi kelemahan. Bahasa memberikan kemungkinan yang jauh lebih luas dan kompleks daripada yang dapat diperoleh dengan mempergunakan media tersebut. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukannya sembarang bunyi, tetapi bunyi itu haruslah merupakan simbol atau perlambangan. Jadi, kembali kepengertian bahasa yaitu sistem bunyi yang keluar dari alat ucap manusia dan mempunyai makna.

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Chaer, Abdul. 2003. Psikolinguistik: Kajian Teoretik. Jakarta: Rineka Cipta.

Tarigan, Henry Guntur. 1985.  Psikolinguisti. Bandung: Angkasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s